ASUS Zenbook DUO (UX8406) "Laptop Revolusioner Dual Layar Yang Didukung Teknologi AI"

Beraktifitas didepan laptop maupun komputer berupa main game, mengetik, browsing, kerjakan projek dan tugas sebagian besar pasti akan membuka banyak aplikasi atau data bahasa kerennya yaitu multitasking. Suatu hal yang biasa aktifitas didepan laptop membuka banyak aplikasi maupun data bersamaan, karena berbagai kepentingan agar kerjanya nyaman, efektif dan tugas cepat selesai akhirnya bisa mengerjakan tugas berikutnya.

Sebenarnya arti harfiah multitasking adalah kemampuan untuk melakukan beberapa tugas atau aktivitas secara bersamaan atau dalam periode waktu yang relatif singkat. Ini melibatkan kemampuan seseorang atau suatu sistem untuk beralih antara tugas-tugas yang berbeda dengan cepat dan efisien.*¹ sumber : myrobin.id

Gambaran contoh aktifitas secara multitasking seperti :

  • Mengetik laporan tugas sekolah di microsoft word  sambil cari sumber referensi di web dengan membuka browser google chrome atau microsoft edge.
  • Pemain saham membuka aplikasi trader sambil membuka browser untuk melihat berita ekonomi.
  • Bekerja secara bersamaan, seperti menjawab email sambil mengikuti konferensi video secara online.
  • Editing video, sambil editing audio.

Masih banyak contohnya kerja secara multitasking, yang perlu digaris bawahi tujuan penting kerja secara multitasking adalah meningkatkan produktivitas dan efektif dalam menyelesaikan tugas. Dibalik nilai positif kerja secara multitasking yang bisa meningkatkan produktifitas ternyata juga memiliki nilai negatif yang juga berpengaruh pada sisi pengguna dan hasil kerjanya, seperti :

1. Potensi timbul kesalahan juga tinggi, karena konsentrasi jadi terpecah dan tidak fokus yang bisa menyebabkan kesalahan.

2. Memberi dampak buruk pada tubuh, seperti :

  • Stress, dengan kerja secara multitasking cenderung merasa cemas berakibat stres.
  • Daya ingat, mengerjakan beberapa tugas sekaligus bisa mengurangi daya ingat pada pekerjaan yang dilakukan karena kurang perhatikan secara detail.
  • Kreativitas menurun, akibat dari kondisi kerja yang cemas dan stres akhirnya jadi berkurang kreatifitasnya.

multitasking kerja bisa stres, sumber : Copilot

Berikut tips agar kerja multitasking yang sudah memiliki nilai positif bisa menaikkan produktifitas tetap bisa juga meminimalisir sisi negatifnya. Apa saja itu simak penjelasan berikut ini :

1. Tetapkan Prioritas
Mengerjakan tugas perlu diatur skala prioritasnya, misal skala prioritas berdasarkan waktu deadline dengan mengerjakan terlebih dahulu sesuai deadline terdekat agar tidak ada tumpang tindih tugas mana dulu yang harus diselesaikan. Jangan sampai tugas dengan waktu deadline yang lama lebih dahulu dikerjakan ketimbang yang dekat deadlinenya akhirnya saat mendekati deadline tugas yang lama belum selesai sudah berpindah ke tugas ke deadline yang dekat. 

2. Penggolongan Tugas
Tugas - tugas perlu digolongkan terlebih dahulu sebelum dikerjakan agar saat mengerjakan tugas tersebut bisa konsentrasi pada satu hal, yang akhirnya bermanfaat tidak memecah konsentrasi dan tidak cepat stres.

3. Hindari Distraksi
Distraksi adalah kondisi perhatian seseorang teralihkan dari tugas atau kegiatan yang sedang dilakukan ke sesuatu yang tidak relevan atau tidak penting. Sumber distraksi bisa dari internal maupun eksternal yang bisa merusak produktivitas dan kinerja seseorang. Mengatasi distraksi bisa dengan berusaha menciptakan area kerja yang nyaman dan tenang misal :

  • Mengerjakan tugas di cafe favorit atau sewa tempat coworks yang mendukung suasana mood kerja.
  • Mematikan notifikasi gadget berupa suara dan tanda led, agar bisa fokus dan tidak mengganggu konsentrasi pikiran pengguna. 

4. Beri Waktu Istirahat Tubuh
Kerja secara multitasking bisa menaikkan produktifitas namun sangat menguras kerja otak dan anggota tubuh lainnya oleh karena itu mata, tangan dan badan perlu ada refreshing sejenak agar tidak terlalu tegang dan lelah, misal kerja didepan komputer/laptop setiap beberapa menit lakukan pejam dan buka mata untuk menghindari mata kering dan lelah. Bisa diselingi dengan minum air putih, kopi atau coklat hangat untuk memberi istirahat pada otak dan juga relaksasi pada mata sambil relaksasi peregangan pada otot anggota tubuh yang terasa tegang / capek. 

Salah satu kerja multitasking sekarang ini yang lagi trend di era digital adalah pekerjaan banyak didepan laptop. Dengan mengandalkan sebuah laptop yang pada umumnya dengan satu layar saja dan itu diajak kerja multitasking tetap masih bisa dilakukan, salah satu caranya dengan  :

  1. Cara lama dengan memanfaatkan perpindahan antar window dengan cepat menggunakan tombol ALT + TAB sangat sering dilakukan, untuk pindah antar aplikasi maupun dokumen. Cara ini banyak menguras kerja otak karena harus mengingat - ingat saat perpindahan window. 
  2. Split window secara manual bersandingan agar bisa kerja efektif dengan membuka dua area kerja / dua window, contoh window pertama membuka file dokumen sebagai sumber artikel bersandingan dengan window kedua  yang dipakai mengetik di microsoft word.
  3. Sekarang dengan sistem operasi terbaru windows 11 bisa menggunakan fitur yang cukup keren yaitu snap windows atau ada yang bilang juga namanya split screen. Dulunya mau split windows harus jalankan secara manual untuk menata windows agar bisa bersandingan 2 windows tersebut, sekarang di windows 11 lebih cepat pengaturan windownya karena hanya cukup arahkan kursor mouse ke icon window maka akan muncul menu pilihan type split screen mana yang akan dipakai.
  4. Bila bekerja dibrowser juga bisa jalankan 2 tab/window sekaligus dan itu ada di fitur microsoft edge karena sudah ada fitur split screen yang bisa dimanfaatkan, misal tulis di blog sambil buka web lain sebagai sumber referensi yang akan dipakai. 

Bekerja didepan komputer atau laptop dengan dukungan satu layar masih bisa bekerja secara multitasking, namun dengan adanya layar sekunder tambahan lebih baik dan banyak memberi manfaat dalam bekerja multitasking yang selama ini bisa dilakukan dengan :

1. Tambah Monitor Extender
Cara ini bisa dilakukan dengan menambah monitor LCD/LED komputer atau monitor extender khusus dengan memanfaatkan port USB Type C, port HDMI dan display port. Dengan adanya tambahan monitor extender maka dengan mudah bisa menambah layar kedua yang lebih luas dan lebih tinggi resolusinya dibandingkan layar pertama.  Cara ini memiliki kekurangan karena membutuhkan ruang yang luas untuk menempatkannya di meja kerja dan juga sangat ribet bila dibawa kerja secara mobile.

laptop dengan layar monitor, sumber : copilot

2. Laptop Dual Layar

Ada beberapa laptop yang sudah mendukung dual layar langsung jadi satu dengan laptopnya seperti ASUS Zenbook Pro Duo OLED (UX8402) atau ASUS Zenbook 17 Fold OLED yang sudah mendukung dual layar. Dengan dual layar yang sudah melekat dilaptop maka untuk kerja secara mobile lebih nyaman tidak ribet membawa monitor tambahan. Laptop dengan dual layar banyak manfaatnya, apa saja itu penjelasannya sebagai berikut :

1. Produktivitas Meningkat :

  • Bekerja dengan dua layar dapat menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan tanpa harus beralih antara jendela.
  • Bekerja lebih efisien dan bisa mengoptimalkan waktu kerja karena area kerja lebih luas dan lega

2. Fleksibilitas :

  • Bisa bekerja secara kustom dengan tata letak jendela yang lebih fleksibel.
  • Bisa mengatur aplikasi dan informasi di dua layar tersebut lebih mudah pada multitasking dan pengelolaan tugas.

3. Kreatifitas :

  • Buat kreator, dengan dua layar meningkatkan jiwa eksploratif kreatifnya semakin luas.
  • Pada layar pertama untuk area kerja mengedit gambar atau video dan layar kedua untuk menampilkan tool dan palet warna.

4. Multitasking Semakin Efisien :

  • Dengan dua layar memiliki lebih banyak ruang untuk bekerja.
  • Bisa menjalankan aplikasi, melihat dokumen, dan melakukan tugas lain secara bersamaan tanpa ada batasan seperti menggunakan satu layar saja.

Salah satu laptop yang bisa menjadi rujukan untuk lebih maksimal sering bekerja secara multitasking yaitu ASUS Zenbook DUO (UX8406). Laptop yang baru diluncurkan dengan fitur AI ini akan membuat kerja multitasking lebih baik dan efisien. Laptop yang mengusung dual layar ini sebenarnya pengembangan dari project PRECOG pada tahun 2018 tepatnya di event tahunan Computex 2018.

Itulah ASUS tidak akan berhenti berinovasi dengan terus mengembangkan sistem layar ganda di laptop dengan dukungan software dan eksositem lainnya di ASUS ZenBook Pro 15 (UX580) lewat ScreenPad™ , serta ASUS ZenBook Duo (UX481) dan ASUS ZenBook Pro Duo (UX581) lewat layar tambahan ScreenPad™ Plus. ASUS sudah melewati beberapa seri laptop yang mengusung dual layar yang akhirnya di tahun 2024 ini berhasil mewujudkannya di ASUS Zenbook DUO UX8406. Timeline project laptop dual layar seperti infografis dibawah ini :
revolusi dual layar ASUS

Ada 5 alasan ASUS Zenbook DUO (UX8406) adalah laptop dual layar paling revolusioner, apa saja itu simak penjelasannya berikut ini :
 
1. Multi Skenario
Mengapa ASUS Zenbook DUO UX3408 adalah laptop dual screen terbaik dan revolusioner ?
Karena ASUS Zenbook DUO (UX8406) bisa mendukung lima mode skenario sekaligus padahal pada umumnya cuma bisa empat skenario saja yang bisa ditemukan pada laptop convertible. Pada sisi design ASUS Zenbook DUO (UX8406) sudah sangat berbeda dari design laptop yang ada di pasaran saat ini dan juga dilengkapi dengan keyboard Bluetooth ASUS ErgoSense dengan touchpad terintegrasi, layar yang bisa dibuka hingga 180°, penyangga layar yang terintegrasi dengan laptop agar lima mode penggunaan jadi fleksibel. 

Untuk menunjang layar dual screennya ada fitur ScreenXpert yang semakin disempurnakan untuk lebih memberikan pengalaman yang lebih intuitif ketika pengguna ASUS Zenbook DUO (UX8406) menggunakan laptop ini di semua mode penggunaannya. Berikut adalah lima mode penggunaan pada ASUS Zenbook DUO (UX8406) :

Mode Dual-Screen : 
Keunggulan laptop dual screen ada di mode ini dan skenario paling menarik ASUS Zenbook DUO (UX8406) dibanding laptop lainnya. Dengan memanfaatkan layar kedua di ASUS Zenbook DUO (UX8406) secara penuh dengan memposisikan laptop secara vertikal atas - bawah tampak lebih tinggi dan didukung penyangga yang  terintegrasi membuat kedua layarnya dapat dilihat secara lebih nyaman. Operasionalnya saja bisa menggunakan touchscreen juga bisa menggunakan keyboard fisik bawaannya yang terkoneksi secara nirkabel Bluetooth.

Mode ini cocok buat aktifitas di area kerja yang tidak luas, karena dual layarnya menjulang keatas yang bakal tidak makan tempat kerja. Sirkulasi udara pendingin juga lebih maksimal pembuangannya karena tidak ada penghalang membuang hawa panasnya.

Mode Desktop :
Mode ini didesain untuk pengguna yang suka beraktifitas dengan dual screen horisontal kanan - kiri, dimana mode di ASUS Zenbook DUO (UX8406) ini menawarkan fungsionalitas dua layar horisontal yang diposisikan secara berdampingan. Mode ini sangat cocok untuk skenario penggunaan perkerjaan multitasking seperti menulis artikel di blog, browsing, dan coding.

Mode Laptop :
Pada mode laptop menjadikan Zenbook DUO (UX8406) tampil layaknya laptop pada umumnya (clamshell) dengan satu layar aktif dan dibawahnya ada keyboard fisik yang ditempatkan di atas layar keduanya. Mode ini fungsionalitasnya sangat cocok ketika Zenbook DUO (UX8406) digunakan di ruang terbatas seperti di dalam pesawat, bus, dan kereta api yang cukup hanya dipangkuan paha kaki.

Mode Laptop dengan Virtual Keyboard :
Keberadaan dual screen pada ASUS Zenbook DUO (UX8406) harus dimaksimalkan, ASUS juga menghadirkan solusi bagi pengguna yang tidak ingin ribet menggunakan keyboard fisiknya. Melalui fitur ScreenXpert, pengguna ASUS Zenbook DUO (UX8406) dapat menghadirkan keyboard virtual dalam layout penggunaan yang berbeda-beda lengkap dengan touchpad virtual.

Keyboard virtual di layar apakah tidak beresiko ketekan - tekan kena telapak tangan ?
Tentu tidak karena ASUS sudah mendesain dengan adanya fitur Palm Rejection agar telapak tangan saat diatas layar yang pasti menyentuh area touch screens tidak akan mengganggu penekanan pada keyboard.

Video diatas dipaparkan cara mengaktifkan mode laptop dengan virtual keyboard yang sangat mudah mengaktifkannya semua itu berkat adanya fitur ScreenXpert yang menjadikan laptop lebih intuitif, interaktif dan sangat menarik layaknya menggunakan smartphone.


Mode Sharing :
Biasanya laptop yang bisa diputar 180° pada umumnya sangat nyaman digunakan saat menunjukan / mendemokan sesuatu dilayar sehingga banyak orang bisa melihatnya bersama - sama. Tapi di Zenbook  ASUS DUO (UX8406) sangat berbeda dan mode ini bisa dibilang blow of mind, mode ini bernama Mode Sharing.
Termasuk mode paling unik di ASUS Zenbook DUO (UX8406) yang memungkinkan pengguna untuk berbagi layar dengan orang lain secara lebih mudah. Cukup dengan buka layar laptop ini hingga 180° dan aktifkan mode ini di ScreenXpert . Kedua layarnya kini saling mirror / bertolak belakang sehingga memudahkan pengguna untuk mengendalikannya dilayar utama dan orang ke dua bisa melihatnya saling berhadapan dan berinteraksi secara langsung ketika menggunakan ASUS Zenbook DUO (UX8406).

2. Meningkatkan Kapabilitas Kerja Multitasking
Kerja multitasking dengan satu layar sudah biasa namun dengan dual layar makin luar biasa dan sekaligus lebih baik, lebih lega dan lebih mudah dikustom. Pada ASUS Zenbook DUO (UX8406) tinggal pilih mau pakai :
  • Mode dual screens
  • Mode desktop
  • Mode laptop dengan virtual keyboard dan 
  • Mode sharing 
    Dari keempat mode tersebut sangat mendukung bekerja dengan secara multitasking karena di mode ini pengguna diberi keleluasaan memanfaatkan kedua layar yang apabila dibentangkan memiliki ukuran 19,8 inch dengan kualitas visual terbaik saat ini berkat menggunakan ASUS Lumina OLED.
ASUS Zenbook DUO (UX8406) menggabungkan kemampuan multitasking dengan mobilitas yang terbaik dengan bodi yang ringan hanya 1,35 kg dan ringkas dengan ketebalan hanya 14,6 mm. ASUS Zenbook DUO (UX8406) berbeda dengan laptop biasa lainnya karena dibekali dua layar 14-inci, keyboard yang dapat dilepas, dan penyangga khusus sehingga mudah untuk digunakan. Semua itu tergabung dalam satu desain yang sangat ringkas dan berfokus pada pengguna, serta mudah untuk dibawa saat bepergian. 

3. Fitur AI
Sistem operasi microsoft Windows 11 adalah tonggak era sistem operasi yang mengedepankan segudang fitur kecerdasan buatan ( AI ) untuk menunjang produktivitas dan kreatifitas penggunanya. Dulu diawali dengan browser besutan microsoft yang pertama kali disematkan dengan fitur chat GPT yang sangat menarik. Akhirnya sekarang fitur AI ini terintegrasi dengan microsoft edge browser dan juga bisa berdiri sendiri tanpa perlu lewat lewat browser aplikasi namanya Copilot.

Copilot adalah asisten berbasis AI yang mempermudah mencari jawaban, inspirasi dan solusi yang bersumber dari berbagai web. Kerennya Copilot ini selain memberikan jawaban juga bisa membuat gambar yang sesuai dengan permintaan pengguna dengan cukup mengetik secara spesifik gambar apa yang ingin dibuat. Contohnya pembuatan gambar dibawah dengan mengetik kata " create image laptop dual screens ASUS "....simsalabim....Copilot mampu menggenerate 4 gambar sekaligus, seperti gambar dibawah.
membuat gambar dengan copilot
 
 

Penerapan AI di windows 11 mulai banyak digunakan dibeberapa aplikasi bawaannya, seperti:
  1. Snipping Tool, aplikasi favorit setiap mau screnshot foto dilayar dengan fitur AI semakin naik kelas fiturnya, yaitu fitur text action yang bisa menangkap / menyalin tulisan dalam gambar layaknya sebuah teks dan bisa dipaste diaplikasi lain seperti notepad, word dan lain-lain.
  2. Paint, aplikasi editing foto bawaan windows yang cukup terkenal juga diberi fitur AI yaitu remove background, jadi tidak perlu repot - repot pakai aplikasi adobe photoshop.
  3. Photo viewer, aplikasi bawaan windows yang digunakan untuk membuka foto dan video juga diberi fitur AI yaitu remove background plus bisa membuat blur backgroundnya.
  4. Clipchamp, aplikasi bawaan windows 11 untuk membuat video dan suara yang dibantu dengan manfaatkan AI.
Begitu canggihnya penerapan AI di windows 11, begitu juga laptop yang dijuluki laptop AI ini :

"Hadir dengan sistem operasi Windows 11, ASUS Zenbook DUO (UX8406) juga merupakan laptop berfitur Copilot untuk dukungan AI. Copilot di Windows 11 melengkapi keahlian dan kreativitas Anda dengan bantuan kecerdasan serta jawaban relevan. 

Selain itu, sudah dilengkapi Office Pre-Installed, agar Anda bisa nikmati semua manfaat dengan PC yang lengkap – PC sudah termasuk Office Home & Student 2021. Aplikasi Office versi lengkap (Word, Excel dan PowerPoint) memberikan semua fungsi yang dibutuhkan dan diharapkan oleh penggunanya."


4. Spesifikasi Powerful
Sang Laptop revolusioner ASUS Zenbook DUO (UX8406) merupakan laptop AI dengan dua layar bersertifikasi Intel® Evo™ Edition yang dibekali prosesor bertenaga AI yaitu Intel® Core™ Ultra 7 155H terbaru. 
Kenapa disebut laptop AI ?
Karena laptop ini menggunakan prosesor Intel® Core™ Ultra yang dilengkapi NPU atau Neural Processing Unit yang hadir secara spesifik untuk memproses aplikasi yang menggunakan AI. Semua aplikasi dan fitur yang bekerja menggunakan AI yang selama ini melibatkan resource CPU dan GPU dengan daya yang tinggi sekarang diambil alih bisa dijalankan secara lebih baik tanpa menguras daya secara berlebihan di NPU.
Selain itu, pada prosesor Intel® Core™ Ultra 7 155H mengalami peningkatan juga pada sisi graphic karena dibekali dengan chip grafis Intel® Arc™ yang mampu menghadirkan performa hingga dua kali lipat dibandingkan dengan chip grafis terintegrasi di prosesor Intel® generasi sebelumnya. Chip grafis Intel® Arc™ juga mendukung berbagai teknologi grafis modern seperti real-time ray tracing, Xᵉ Super Sampling, hingga DX 12 Ultimate dan Advanced Media Engine. Di ASUS Zenbook DUO (UX8406), Intel® Arc™ tidak hanya dapat mengakselerasi pemrosesan grafis, tetapi juga video encoding yang tentunya sangat penting untuk para konten kreator.

Pada sisi storage menggunakan teknologi M.2 NVMe™ PCIe® 4.0 kapasitas 1TB yang sangat mendukung kinerja terbaik pada ASUS Zenbook DUO (UX8406). Pada sisi memori menggunakan RAM 16GB LPDDR5X dengan kapasitas yang sangat berguna saat kerja secara multitasking karena tiap banyak aplikasi yang dibuka pasti banyak menggunakan resource RAM. 

5. Layar OLED
Sesuai tips diatas agar diberi waktu istirahat anggota tubuh terutama mata bagi yang berkutat dengan aktifitas melihat layar laptop terus menerus. Mata adalah indera penglihat yang sangat penting untuk dijaga kesehatannya, untuk itu perlu layar dengan teknologi ASUS Lumina OLED yang memiliki fitur Eye Care dengan fitur Low Blue Light dan bebas flicker. Fitur ini mampu mengurangi 70% cahaya biru yang berguna untuk kesehatan mata dan sudah sertifikasi TÜV Rheinland dan SGS.
Dual layar pada ASUS Zenbook DUO (UX8406) sama - sama memiliki resolusi 3K 120 Hz dan menggunakan teknologi ASUS Lumina OLED tersertifikasi Dolby Vision®, Pantone® Validated, dan color gamut 100% DCI-P3 yang akan menghasilkan reproduksi warna terbaik dan akurat. Ditambah juga telah mengantongi sertifikasi VESA DisplayHDR™ True Black 500 dan mendukung teknologi touchscreen sehingga dapat digunakan bersama dengan stylus ASUS Pen 2.0 yang dapat memberikan input secara presisi.

SPESIFIKASI
ASUS Zenbook DUO (UX8406) memiliki desain keyboard detachable (dapat dilepas ) pasti sangat memudahkan laptop ini untuk dibawa berpergian. Keyboard detachable ini sangat mudah digunakan karena sistem pengisian dayanya dapat dilakukan secara otomatis saat Zenbook DUO (UX8406) dalam kondisi Mode Laptop tepatnya saat keyboard dipasangkan secara langsung ke bodi laptop. 

Untuk ketahanan laptop ASUS Zenbook DUO (UX8406) sudah memenuhi standar militer MIL-STD 810H, yang memberi jaminan laptop melewati test temperatur tinggi, temperatur rendah, kejatuhan, kegetaran dan altitude.

Berikut spesifikasi detail ASUS Zenbook DUO (UX8406) :
Main Spec.ASUS Zenbook DUO (UX8406MA)
CPUIntel® Core™ Ultra 7 Processor 155H 1.4 GHz (24MB Cache, up to 4.8   GHz, 16 cores, 22 Threads) with Intel® AI Boost NPU
Operating SystemWindows 11 Home
Memory16GB LPDDR5X
Storage1TB M.2 NVMe™ PCIe® 4.0 Performance SSD
DisplayDual 14-inch ASUS Lumina OLED, 3K (2880 x 1800) 16:10, 120Hz, 0.2ms, 100% DCI-P3, PANTONE Validated, 600nits, VESA CERTIFIED Display HDR True Black 500, Low   Blue Light, Anti-Flicker, Touchscreen with Stylus Support
GraphicsIntel® Arc™ Graphics
Input/Output1x   USB 3.2 Gen 1 Type-A, 2x Thunderbolt™ 4 supports display / power delivery, 1x   HDMI 2.1 TMDS, 1x 3.5mm Combo Audio Jack
ConnectivityWi-Fi 6E(802.11ax) (Dual band) 2*2 + Bluetooth® 5.3
CameraFHD  camera with IR and Ambient Light Sensor function, support Windows Hello,  support Windows Studio Effect
AudioSmart   Amp Technology, Built-in speaker, Built-in array microphone, harman/kardon certified
Battery75WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion
Dimension31.35 x 21.79 x 1.46 ~ 1.99 cm
Weight1.39   Kg (laptop)
0.3 Kg (keyboard)
PriceRp33.999.000
Warranty2 Tahun Garansi Global dan 1 Tahun ASUS VIP Perfect Warranty

Menurut Technavio bahwa pangsa pasar dunia untuk laptop dengan layar sekunder ( dual layar ) akan berkembang pesat. Bahkan ditahun 2023 saja bisa berkembang pesat sebesar 3,67% yang mendorong nilai pasar laptop dengan layar sekunder naik sebesar $ 535,26 juta di tahun 2027. Semua didorong akan kebutuhan layar laptop yang lebih besar diatas 15 inch, dengan satu layar tidak cukup perlu layar sekunder agar kebutuhan layar yang besar di laptop ini terpenuhi.
sumber : www.notebookcheck.net
Keberadaan laptop ASUS Zenbook DUO (UX8406) merupakan lini produk laptop unggulan dengan dual layar yang menjadikan ASUS selangkah terdepan dalam teknologi pada laptop dengan dual layar, belum banyak produsen laptop yang bermain disegmen ini oleh karena itu peranan teknologi sangat penting untuk menangkap pangsa pasar laptop yang terus berkembang pesat dan kita tunggu lagi teknologi - teknologi apalagi yang akan dikeluarkan oleh ASUS yang akan membuat kita terkesima.

You might also like

1 comment

Jangan Nyepam Yah..:)