Yakinkan Saya ! Laptop Entry Level ASUS Layar FullHD Lebih Baik

Malam hari pukul 20:50 WIB ada pesan whatsapp dari nomor yang tidak dikenal, beliau langsung memperkenalkan diri adalah seorang ibu yang merupakan teman dari rekan kerja satu kantor. Tujuan kirim pesan whatsapp ke saya adalah minta rekomendasi sebuah laptop yang akan digunakan putri sulungnya kuliah di jurusan bimbingan konseling disalah satu universitas di malang.

Tentunya diawal - awal sudah saya tanyakan laptop yang diinginkan ada di budget berapa ?

Budgetnya ada diantara 4,5 ~ 5 juta-an, jawabnya

Hmm... hal yang cukup menarik, merekomendasikan sebuah laptop dengan harga 4,5 ~ 5 juta-an, kenapa begitu ?

Menurut saya harga laptop di 4,5 ~ 5 juta-an adalah rentang harga laptop kategori entry level, tentunya sebagai pihak yang merekomendasikan tidak ingin mendapat komplain apabila laptop yang direkomendasikan tidak sesuai harapan, mulai dari laptop tidak cepat, tidak bisa di upgrade, kualitass layar biasa aja.

Akhirnya saya mendapat data laptop yang masuk di harga tersebut, antara lain :

1. ASUS A416MAO-FHD426 Intel Celeron N4020-RAM 4GB-SSD 256GB harga 4,65 juta

2. ASUS A1400EA-FHD7522 Pentium Gold 7505-RAM 4GB-SSD SSD 256GB harga 5,2 juta

Setelah memberi informasi kepada beliau list daftar laptop yang memenuhi budgetnya, beliau menjawab akan rundingan dengan putrinya yang nanti rencananya bakal menggunakan laptop tersebut. Akhirnya...besoknya beliau mengirim pesan lagi yang isinya link ke video tiktok penjual laptop dengan spesifikasi cukup menarik dan murah untuk dibeli. Putrinya lebih tertarik dengan laptop yang ada di video tiktok tersebut karena harganya murah dan sudah mendapatkan laptop yang ditenagai oleh Intel Core i3 dan i5.

Tentunya dengan seksama saya lihat dulu link video tiktok yang diberikan, spesifikasi detail laptopnya seperti apa dan kenapa harganya cukup murah ? 

Dengan seksama saya lihat video di tiktok dan apa alasan laptop di video tersebut itu begitu murah menggunakan prosesor Intel Core i3 dan i5, berikut alasannya :

  1. Laptop yang dijual adalah laptop bekas.
  2. Spesifikasi prosesor variatif ada yang pakai prosesor Intel Gen 4, Gen 5 dan Gen 7. 
  3. Layar yang digunakan masih kualitas HD resolusi 1366 x 768
  4. Storage yang digunakan masih teknologi lama mulai dari HDD SATA, mSATA, M2 SATA dan SSD SATA.
Setelah mendapatkan informasi spesifikasi laptop yang ada di video tiktok tersebut, saya teruskan informasinya kepada beliau bahwa laptop yang dijual adalah laptop bekas. Mendapatkan informasi tersebut beliau langsung tanya, apa ada laptop baru dengan spesifikasi tersebut ?

Saya jawab tidak ada, karena laptop dengan spesifikasi tersebut sudah discontinue karena diproduksi di 2 - 3 tahun yang lalu dan yang beredar dipasaran semuanya adalah kondisi bekas yang didatangkan dari luar negeri oleh importir indonesia.
Ternyata beliau agak trauma dengan laptop bekas (kisah nyata) dan saya diminta yakinkan beliau bahwa 2 opsi laptop yang saya tawarkan lebih baik dari laptop bekas tersebut. Beliau akan berdiskusi dengan putrinya dan penjelasan detail saya akan menjadi bahan diskusi dengan putrinya. Langsung aja beberapa point yang saya angkat mengapa 2 opsi laptop yang saya tawarkan lebih baik dari laptop bekas pilihan putrinya, antara lain :

Saya awali dulu dengan perbedaan laptop baru dengan laptop bekas, ibaratnya membeli barang jangan sampai membeli barang dengan istilah membeli kucing didalam karung atau bahasa inggrisnya blind buying. Begitu juga dengan membeli barang bekas memang benar harganya murah namun pembeli tidak tahu akan history barang bekas tersebut, apakah laptop itu pernah servis mati total yang setelah diservis akhirnya dijual lagi atau kemungkinan terburuk laptop tersebut ada cacatnya, misal layarnya mulai ada dead pixel, body tidak mulus, HDD/SSD healthy rendah, keyboard ada bekas kena sundut rokok, baterai lemah cepat habis, speaker gembret, port USB ada yang trouble.
Ada sih....beberapa cerita lainnya yang nyaman beli laptop bekas murah, dapat spesifikasi tinggi dan pemakaiannya sampai sekarang masih awet. Memang benar penjual laptop bekas menjamin laptop yang dijual sudah melewati melalui proses pengecekan dengan detail jadi laptop bekas yang dijual adalah kondisi normal dan siap pakai. Dengan begitu laptop tersebut akan awet pemakaiannya, namun penjual laptop bekas itu tidak ada jaminan mengenai garansi laptop tersebut bakal lama pasti garansinya variatif lebih pendek ada yang beberapa minggu dan ada yang 1-2 bulan saja. 

Dengan garansi yang pendek dan pengguna tidak merasa laptopnya ada defect yang bisa menjadi bom waktu yang sewaktu - waktu , dimana defect ini mengakibatkan kerusakan permanen pada laptop yang berujung bisa berujung laptopnya matot. Kondisi kerusakan ini semakin diperparah bila sudah melewati masa garansi yang pendek, maka beban biaya pembelian laptop akan naik dan waktu produktif jadi tersita akibat laptopnya yang masuk reparasi.

Laptop adalah barang elektronik yang rentan dengan kerusakan, mulai dari laptop yang jarang dipakai maupun sering dipakai dengan jam terbang tinggi sama - sama beresiko mengalami kerusakan. Kerusakan itu bisa karena laptop itu sendiri hardware malfunction atau kerusakan karena disebabkan oleh kelalaian penguna. Resiko terburuknya dengan laptop bekas yang baru dipakai beberapa minggu atau beberapa bulan baru ada keluhan, seperti speaker rusak, laptop lambat, HDD/SSD bad, keyboard ada tombol yang macet dll akan menjadi beban tersendiri bagi penggunanya.

Laptop baru Asus A416MAO-FHD426 dan A1400EA-FHD7522 adalah laptop entry level yang diberi jaminan garansi global 2 tahun ditambah garansi spesial yaitu ASUS Perfect Warranty alias Accidental Damage Protection di 1 tahun pertama. Arti dari garansi ASUS tersebut adalah laptop tersebut memiliki garansi 2 tahun yang bisa diklaim ke ASUS Service Center di Indonesia maupun di luar negeri yang kerusakannya bukan disebabkan oleh kelalaian pengguna, misal laptop matot sendiri, fan prosesor tidak fungsi, RAM tidak fungsi, speaker mati, layar dead pixel, HDD/SSD mati yang semuanya terjadi tiba - tiba tanpa ada kelalaian dari pengguna. 

Spesial dari Asus yang merupakan satu-satunya brand laptop No.1 di Indonesia berani memberikan garansi ASUS Perfect Warranty alias Accidental Damage Protection di 1 tahun pertama untuk laptop entry level yaitu memberikan garansi apabila ada kerusakan yang disebabkan oleh pengguna sendiri, misal keyboard tidak fungsi karena ketumpahan kopi parahnya bila kopinya mengenai board bisa bikin laptop matot karena konsleting, layar retak / mati karena lalai jatuh dari meja, kena duduki atau dalam tas jatuh kecelakaan dengan sepeda motor. Arti garansinya disini adalah ASUS menanggung 80% dari total biaya perbaikan dan 20% ditanggung oleh pengguna.
Biar jelas saya kasih contoh seumpama baru beli laptop Asus Vivobook A1400EA-FHD7522, lalu 5 bulan kemudian kena musibah layarnya rusak / pecah karena habis diduduki di sofa. Memiliki garansi 2 tahun dan 1 tahun pertama masih di cover ASUS Perfect Warranty alias Accidental Damage Protection akhirnya dibawa ke Asus Service Center (ASC), terpaksa harus ganti layar LCD.  ASC mengeluarkan perincian biaya pergantian LCD totalnya kena biaya Rp 1.000.000,- ( satu juta ) karena masih tercover oleh ASUS Perfect Warranty alias Accidental Damage Protection di 1 tahun pertama, pengguna cuma bayar biaya perbaikan 20% saja kalo dirupiahkan cuma bayar kurang lebih Rp 200.000,- sisanya yang Rp 800.000,- ditanggung oleh ASUS sendiri.

Memiliki layar 14 inch dengan kualitas resolusi FullHD (1920 x 1080) menjadikan gambar yang ditampilkan lebih jelas, pixel lebih tajam dan ruang kerja di layar lebih lega dibandingkan di layar laptop yang masih mengusung kualitas resolusi HD (1366 x 768). Perlu digaris bawahi hanya laptop dari ASUS yang bisa memberikan layar kualitas FullHD di laptop Entry Level yang harganya di harga 5 jutaan.

Layar dengan Resolusi FullHD banyak manfaatnya saat aktifitas didepan laptop, apa saja itu :

  1. Kualitas gambar yang disuguhkan lebih jelas dan padat aktifitas didepan laptop lihat foto dan video lebih nyaman.
  2. Ruang kerja dilayar lebih lega menjadikan aktifitas mengetik, browsing didepan laptop lebih fleksibel

Di dunia prosesor perlu diketahui semakin terbaru generasinya, perfomance juga pasti naik dan dayanya juga semakin efisien. Dengan hukum alami prosesor tersebut suatu hal yang mungkin terjadi dimana prosesor generasi terbaru yang masuk dikategori untuk laptop entri level dari hasil benchmark scorenya akan mendekati score sebuah prosesor untuk kategori laptop mainstream generasi sebelumnya bahkan bisa masuk kategori prosesor untuk kategori laptop flagship generasi sebelumnya lagi.

Contohnya adalah Prosesor Intel Pentium Gold 7505 menurut nanoreview.net perfomancenya mendekati Gen 11 Prosesor Intel Core i3 1115G4 bahkan setara dengan Gen 8 Intel Core i5 8250U.

Laptop generasi terbaru sekarang sudah banyak menggunakan storage SSD dengan jenis kecepatan yang lebih kencang dari generasi sebelumnya, yaitu M.2 NVME PCIe 3.0 SSD yang kecepatan bacanya sekitar 2400 MBps (dari hasil test crystal diskmark Asus A1400EA) yang 16x lebih cepat dari HDD, 8x lebih cepat dari M2 SATA/m SATA dan 5x lebih cepat dari SATA SSD. 
Saat ini kecepatan storage menjadi faktor penting untuk menjalankan laptop saat booting awal dan panggil aplikasi, karena saat itu kinerja prosesor begitu minim kontribusinya. Itu terbukti saat booting awal dan panggil aplikasi pasti di task manager pada tab perfomance sangat kentara yang bekerja ada di disk. Sekarang bahkan menjadi trend tersendiri laptop - laptop lama yang memakai sistem operasi windows 10 pasti lambat saat booting awal dan panggil aplikasi oleh karena itu solusinya adalah upgrade dari HDD ke SSD SATA yang lumayan ada kenaikan 3x lebih cepat.  

Perlu diingat bahwa laptop dengan prosesor terkencang Intel core i3/i5/i7 manapun apabila masih menggunakan HDD bakal kalah dengan laptop yang menggunakan Intel dual core/celeron/pentium yang menggunakan SSD PCIe 3.0 saat booting awal dan membuka aplikasi. Saat menggunakan mengetik di microsoft word, mengerjakan tabel di microsoft excel saat memanggil dan membuat data kinerja prosesor bakal tidak berperan penting, akan tetapi saat kerja berat misal editing foto dan video kinerja dari prosesor, ram dan VGA bakal berperan penting proses render.


Laptop dengan fitur yang memberikan opsi upgradeable merupakan fitur yang jarang ditemui saat ini terutama untuk RAM karena kebanyakan sekarang RAM pada laptop adalah onboard dan tidak ada slot RAM SODIMM yang bisa digunakan untuk upgrade RAM.
Begitu juga dengan storage dikebanyakan laptop sekarang jarang ada opsi upgrade kapasitas, semisal SSD PCIe 3.0 dengan kapasitas 256GB apabila penuh maka opsinya adalah tukar tambah upgrade dari 256GB ke 512GB/1 TB. Berbeda dengan laptop yang saya tawarkan bakal mendapatkan HDD/SSD 2,5 inch Kit yang bisa digunakan menjadi storage kedua untuk menambah kapasitas storage agar SSD PCIe 3.0 yang digunakan untuk sistem menjadi lebih lega dengan menaruh data besar seperti foto dan video di storage kedua di HDD/SSD SATA.


Laptop sekarang sudah dilengkapi dengan sistem operasi microsoft windows 10 bahkan terbaru ada yang sudah windows 11 yang akan memberikan kenyamanan dalam menggunakan laptop dengan mendapatkan fitur update yang terus - menerus sehingga laptop tersebut menjadi lebih aman dan lebih nyaman dengan fitur windows terbaru.
Begitu juga dengan aplikasi untuk menunjang produktifitas kerja yaitu microsoft office sudah mendapatkan preinstalled microsoft office 2021 yang tidak ribet sering jalankan crack yang bakal dikenali terus sebagai virus oleh sistem anti virus manapun. Dengan sistem operasi dan microsoft office yang original setidaknya pengguna akan merasa nyaman dan aman dari virus / malware / ransomware yang sewaktu - waktu bakal menyerang online lewat internet dan offline lewat transfer data pakai flash disk.

Itulah 6 point yang saya dengungkan kenapa 2 opsi laptop yang saya tawarkan merupakan opsi terbaik dibandingkan laptop bekas sesuai kebutuhan laptop buat beliau dan putrinya. Dari paparan 6 point diatas beliau sepertinya lebih yakin bahwa 2 opsi laptop yang saya tawarkan merupakan pilihan terbaik.

Tentunya pilihan yang logis mengapa beliau lebih hati - hati dalam memilih laptop karena saya yakin kebutuhan akan sebuah laptop yang bisa dibilang adalah barang yang mahal dan beliau juga adalah tulang punggung keluarga yang mengayomi kedua anaknya tidak ingin kedepannya laptop ini sering bermasalah yang bisa menimbulkan biaya - biaya tambahan hanya untuk memperbaiki laptop tersebut.

Keesokan harinya beliau memberi tahu berhasil meyakinkan putrinya dan jadi memesan laptop yang type ASUS  A1400EA-FHD7522 Pentium Gold 7505 - RAM 4GB - SSD SSD 256GB harga 5,2 juta dan minta dalam 1 minggu bisa diantarkan kerumahnya yang berjarak 17 km dari rumah.
Harinya mengantar laptop ke rumah beliau dan sampai disana sebelum serah terima laptop ada ramah tamah dimana beliau banyak bercerita bahwa sebagai tulang punggung keluarga mengayomi 2 anaknya yang satunya masih SMA dan satunya kuliah. Berprofesi sebagai guru SMP ternyata beliau di waktu senggang menyalurkan hobi menulisnya di platform blog dan publikasi online kompasiana. Sebagai guru beliau berujar harus terbiasa dengan menulis yang biasanya mengenai aktifitas mengajarnya di sekolah dan wadah menulisnya  disalurkan di blog platform kompasiana.

Aktifitas menulis di kompasiana juga diturunkan ke putrinya yang kuliah karena menurut beliau dengan menulis melatih otak agar tidak terkena al-zaimer atau penyakit lupa dan bagi guru mengasah kemampuan tulisan sangat penting apabila ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi karena sarat dengan tulisan tesis dan karya ilmiah.

Wah kebetulan saya mau berbagi informasi mengapa laptop ASUS Vivobook 14 A1400EA-FHD7522 adalah laptop yang cocok buat kuliah, ngeblog di berbagai platform seperti kompasiana, blogger dan wordpress. Aktifitas ngeblog pasti banyak berkutat di depan laptop, mulai dari aktifitas mengetik, literasi mencari data pendukung dan untuk memperindah tulisan diblog ditambahi infografis yang berkutat dengan aplikasi photo editor.

Kebetulan beliau juga memiliki laptop lama ASUS A407MA yang memiliki resolusi HD 1366 x 768 dan saya demokan langsung di depan beliau dan anak putrinya. Bagaimana laptop terbaru yang memiliki resolusi FullHD memiliki banyak kelebihan dibandingkan resolusi HD, antara lain :

Untuk literasi sekarang yang lagi trending Chat-GPT yang sudah include di browser microsoft edge bisa dimanfaatkan untuk mencari literasi buat materi di blog. Dengan memanfaatkan split window fitur di windows 11 menjadi mudah dan lega untuk jalankan 2 window yang saling bersandingan.
 
Saling bersandingan antara ASUS A407MA dan A1400EA saya tunjukan langsung di tampilan desktopnya A1400EA terlihat lebih luas dan lega dan saat buka aplikasi microsoft excel terlihat area worksheet lebih lega dan luas, terlihat tampilan rownya bisa sampai 37 baris dan colomnya bisa sampai kolom AC dibandingkan laptop A407MA tampilan rownya sampai 26 baris dan colomnya sampai kolom U.

Laptop dengan resolusi FullHD ternyata juga lebih fleksibel, terkadang mata yang sudah berumur kepala 40-an kesulitan melihat tulisan dan icon yang kecil - kecil mintanya tulisan dan icon yang kecil - kecil itu dinaikkan agar lebih jelas. Dengan fitur bawaan windows 10 dan 11, resolusi layar FullHD yang terlihat kecil - kecil bisa dinaikkan skalanya dengan cara tekan " bendera windows + i " untuk masuk ke interface setting dan disebalah kiri pilih menu system - lalu pilih menu display. Dilanjutkan pilih menu scale nah disitu bisa pilih opsi 125%, 150% dan 175% pilih salah satu dan semakin tinggi persentase semakin besar tampilan menu, tulisan dan icon.
" Setelah panjang lebar menjelaskan berbagai fitur yang ada di laptop 14 A1400EA-FHD7522, beliau akhirnya bercerita bahwa dulunya pernah beli laptop bekas yang direkomendasikan temannya di sekolah. Bilang bahwa laptop bekas ini cukup bagus, namun nyatanya setelah dipakai beberapa minggu ada saja masalahnya yang akhirnya beliau banyak mengeluarkan uang untuk memperbaikinya dan itu tidak sedikit untuk biaya perbaikannya. Akhirnya beliau jadi trauma kalau beli laptop dengan kondisi bekas meskipun itu spesifikasi yang dimiliki lebih tinggi dan harga juga lebih murah."
Selesai sudah demo laptop dan berbagi informasinya semoga laptopnya awet, bermanfaat untuk belajar dibangku perkuliahan dan juga semakin produktif aktifitas ngeblognya.

You might also like

0 Comments

Jangan Nyepam Yah..:)