SAATNYA ZAKAT MENJADI LIFESTYLE

Dulu saat awal mendapatkan pekerjaan dan lokasi kerja dikota yang diidamkan hanya syukur Alhamdulillah yang bisa diucapkan. Kota idaman yang dingin bikin betah untuk dijadikan tempat tinggal buat masa depan, apalagi kota ini terkenal memiliki banyak tempat wisata, tempat hiburan keluarga, sekolah memadai, kampus yang melimpah menjadikan kota ini banyak sebagai rujukan wisatawan dan mahasiswa/i dari luar kota.

Masih muda dan bujangan dalam mengais rezeki di kota yang dingin Alhamdulillah satu kamar kost dengan teman yang bernama Heri dan dia berkerja di perusahaan lain yang bisa dibilang perusahaan tempat dia bekerja masih baru operasionalnya dibandingkan perusahaan tempat saya bekerja. Berjalan seiring waktu ternyata heri ini memiliki kebiasaan baik dimana setiap awal bulan saat pulang kerja pasti membawa majalah Al Falah.

Sebagai anak kost pasti setiap pulang kerja atau weekend pasti agendanya banyak tiduran akhirnya badan pegel semua karena sudah kebanyakan tidur, mau lihat acara televisi acaranya mulai membosankan. Suatu hari....dibalik kebosanan yang terus menghantui tidak sengaja melihat majalah Al Falah tergeletak diatas meja dari sampulnya cukup menarik, karena menarik saya bolak - balik baca majalah yang isinya cukup informatif, inspiratif, menyenangkan cocok untuk parenting dan edukasi anak.
Setelah baca majalah tersebut banyak ilmu yang didapat dan menjadikan antusias untuk membaca edisi berikutnya, bahkan pada bulan berikutnya setiap awal bulan pasti saya menagih pada heri yang ternyata dia adalah donatur tetap YDSF ( Yayasan Dana Sosial Al Falah ) salah satu Lembaga Amil Zakat Nasional ( LAZNAS ) yang sudah berpengalaman dibidanganya untuk area Jawa Timur dan majalah Al Falah ini merupakan media cetak yang dibuat khusus sebagai media informasi khusus untuk para donaturnya. Karena cukup menarik majalahnya efeknya tiap awal bulan pasti tanya pada Heri " Heri apakah sudah keluar majalahnya ? "


Saatnya Zakat Menjadi LifeStyle
Majalah Al Falah
Tiap bulan sering membaca majalah Al Falah akhirnya hati ikut tergerak untuk bisa aktif menjadi donatur yang setiap bulan menitipkan donasinya ke Heri dan setelah itu diserahkan ke koordinator ( Almarhum ) Pak Saul. Kepada beliau semua donasi para donatur dikumpulkan yang nantinya akan diserahkan kepada YDSF. Pak Saul adalah pekerja senior di tempat heri bekerja dan beliau sudah lama berjuang untuk menggerakkan hati teman - teman di lingkungan beliau bekerja agar aktif menyisihkan sebagian penghasilannya untuk Zakat, Infaq dan Shodaqoh melalui YDSF yang di koordinir Pak Saul dan saya cukup salut atas perjuangannya yang imbasnya cukup banyak donatur yang dikoordinir oleh Pak Saul.

Setelah beberapa bulan menjadi donatur YDSF akhirnya bisa bertemu langsung dengan Pak Saul dan beliau menyarankan saya untuk ikut juga menyebarkan semangat amal kebaikan dilingkungan perusahaan tempat saya bekerja. Melihat perjuangan Pak Saul hati ikut tergerak ingin juga untuk mengajak teman - teman dikantor untuk ikut aktif menyisihkan sebagian penghasilannya untuk disalurkan kepada yang membutuhkan melalui Lembaga Amil Zakat Nasional yang terpercaya ini.

Diawali dengan mengajak teman dekat satu perusahaan, akhirnya ada sebagian yang ikut dan saling menyambung dari teman donatur yang sudah ikut mengajak temannya lainnya dalam satu departemen. Bahkan dengan adanya majalah Al Falah yang didapat para donatur, dibaca oleh temannya menjadi daya tarik tersendiri bagi teman lainnya untuk ikut berperan serta menjadi donatur.

Sistem penyetoran donasi dari para donatur juga dilakukan secara offline dengan disetorkan ke saya selaku koordinator dan apabila sudah terkumpul semua akhirnya diserahkan ke kantor cabang pembantu yang terdekat. Untuk sekarang lebih dipermudah lagi dengan adanya petugas fundraising yang tiap awal bulan mendistribusikan majalah baru sekaligus mengambil donasi dari donatur apabila sudah terkumpul semua. Berjalan seiring waktu banyak cerita positif yang terlewatkan, Alhamdulillah ditempat perusahaan kami sudah berjalan puluhan tahun dan sampai sekarang pun teman - teman donatur tetap semangat untuk menyisihkan sebagian penghasilannya. Terutama dibulan Ramadhan banyak program ramadhan yang cukup menarik sehingga para donatur banyak yang turut aktif menyukseskan program ramadhan tersebut.

Dari cerita diatas apa yang bisa diambil hikmahnya ? apapun untuk mengajak kebaikan di jalan Allah SWT pasti dipermudah karena hanya Allah yang bisa menggerakan hati manusia meskipun dengan cara konvensional / offline dalam pengumpulan donasi para donatur. Dari cara konvensional / offline ini tentunya dibenak yang paling dalam ingin rasanya perlu ada perubahan bagaimana caranya agar donasi para donatur lebih efektif dan efisien dalam penyerahannya.

PERAN TEKNOLOGI DALAM ZAKAT, INFAQ DAN SHODAQOH
Di era milineal saat ini sangat terasa begitu derasnya perkembangan teknologi dan begitu besarnya peran serta dari anak muda - mudi yang menjadi tumpuan untuk membangun masa depan kemajuan bangsa Indonesia. Tidak hanya pajak sebagai sumber pemasukan uang negara namun dengan memaksimalkan Zakat, Infaq dan Shodaqoh ( ZIS ) juga bisa menjadikan negara semakin maju yang dampaknya bisa terasa sampai ke pelosok - pelosok daerah yang biasanya tidak terjangkau oleh pemerintah pusat maupun daerah.

Sebagai negara yang mayoritas berpenduduk muslim memiliki potensi untuk menjadi negara yang maju dalam perekenonomian, semua itu berkat peran serta Zakat, Infaq dan Shodaqoh ( ZIS ) dari seluruh muslim di Indonesia. Perlu daya, upaya dan peran pemerintah sebagai penyelenggara negara untuk mempersiapkan aturan - aturan / undang-undang, sosialisasi kepada umat muslim di Indonesia agar Zakat, Infaq dan Shodaqoh ( ZIS ) muslim indonesia lebih maksimal penerimaannya dan lebih profesional pengelolaannya. Dengan begitu semua Badan / Lembaga Amil Zakat Nasional dalam melaksanakan kewajibanya diharapkan tidak ada kendala dilapangan, hanya kreatifitas dari BAZNAS / LAZNAS saja yang diperlukan dan itu sangat penting agar isu - isu sosial dan kesehatan di daerah - daerah bisa terjangkau dan segera ditanggulangi.

Dikutip dari pernyataan Menteri Pembangunan dan Perencanaan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro : ( sumber : finance.detik.com )


" Setiap tahun, penghimpunan zakat nasional mengalami pertumbuhan rata-rata 30,55%. Pada 2016, zakat yang berhasil dihimpun organisasi pengelola zakat baik Baznas maupun LAZ adalah sebesar Rp 5,01 triliun, dan meningkat menjadi Rp 6,22 triliun pada 2017 dan Rp 8,10 triliun pada 2018," 

Bahkan kinerja dari BAZNAS dan LAZNAS cukup memuaskan dengan memberikan nilai positif yang berhasil menghimpun zakat nasional yang terus meningkat dan itu juga diimbangi dengan penyaluran zakat yang produktif dan efektif.

" Rata-rata penyaluran zakat nasional adalah sebesar 66,03% dari total zakat yang dihimpun. Pada 2016, zakat yang berhasil disalurkan ke masyarakat adalah Rp 2,93 triliun, sementara pada 2017 sebesar Rp 4,86 triliun. Dari jumlah penyaluran zakat pada 2017, sebesar 78,1% telah disalurkan ke delapan golongan mustahik nasional."

Strategi sosialisasi dengan gencar dari pihak BAZNAS / LAZNAS dan bahkan pemerintah untuk mengingatkan bagi setiap muslim, agar bisa sadar akan pentingnya Zakat, Infaq dan Shodaqoh. Terutama pada era digital yang terus berkembang pesat dan itu didukung dengan adanya teknologi gadget yang membantu penyebaran informasi yang sangat cepat melalui media sosial atau media online, oleh karena saat ini gadget berupa komputer, laptop dan smartphone sangat banyak yang menggunakannya. Sekarang aja berita terbaru sangat cepat informasinya dalam hitungan menit sudah sampai ke pemirsa karena terbantu oleh media informasi online, berbelanja cukup mudah dan aman terbantu oleh toko online. Pembayaran online dengan model transfer uang juga sangat mudah tanpa perlu uang cash karena toko online kerjasama dengan pihak payment gateway dengan melengkapi fitur pembayaran yang lengkap dan bisa diakses melalui media laptop/pc dan smartphone.

BASNAS/LAZNAS melihat perkembangan teknologi di era digital ini cukup responsif dengan perkembangan teknologi terbaru, terbukti di Web / Situs bisa menerima donasi secara online untuk Zakat, Infaq, Shodaqoh ( ZIS ) dan bahkan Wakaf saja bisa berupa uang, dengan cara melalui transfer lewat mobile banking, kartu kredit dan terbaru dengan dompet digital. Syukur Alhamdulillah dengan tersedianya penyaluran donasi melalui online merupakan bukti dari kepedulian BAZNAS dan LAZNAS untuk terus berkembang secara berkesinambungan dan memberikan pelayanan yang mudah dan efektif.
Saatnya Zakat Menjadi LifeStyle
Donasi Online lewat Web BAZNAS dan LAZNAS
Sebenarnya tidak kalah penting adalah keberadaan aplikasi mobile melalui Android / IOS, cukup dengan satu genggaman dan beberapa sentuhan donasi ZIS secara online tambah semakin mudah. Tidak mudah dalam menyiapkan aplikasi mobile ZIS karena perlu persiapan infrastruktur IT dan SDM yang mumpuni agar semua Amil Zakat Nasional bisa menerapkannya. Mengapa sangat penting keberadaan aplikasi mobile ZIS? karena melihat perkembangan smartphone dan maraknya pembayaran mudah lewat online perlu ditanggapi serius oleh Lembaga Amil Zakat dan potensi ini terlihat secara nyata kalau setiap orang terlihat pasti memegang smartphone. Diharapkan dengan tersedianya aplikasi mobile setiap muslim tinggal download dan memaksimalkannya agar pengguna smartphone bisa memanfaatkan smartphone untuk menyalurkan donasi ZIS-nya dengan mudah dan dimana saja.



JANGAN LUPA ZAKAT !
Perlu diketahui bahwa amal baik salah satunya melalui Zakat, Infaq dan Shodaqoh ( ZIS ), pada Zakat sangat ditekankan karena Zakat memiliki hukum kewajiban bila sudah sesuai nishabnya. Berdasarkan artikel dari bimasislam.kemenag.go.idZakat adalah termasuk salah satu dari rukun Islam dan merupakan kewajiban yang tidak terpisahkan dari keislaman seseorang. Secara pasti telah ditentukan nishab ( batas harta yang wajib di zakati ), kadar zakat yang harus dikeluarkan sesuai dengan syarat-syarat, waktu, dan cara pembayarannya. Nah...untuk lengkap macamnya Zakat bisa lihat tabel praktis zakat dibawah ini :

Saatnya Zakat Menjadi LifeStyle

Peruntukan Zakat hanya untuk 8 asnaf jadi tidak sembarangan penyalurannya, karena semua itu sudah ditentukan pada Surat At- Taubah - 60 :
“ Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

Saatnya Zakat Menjadi LifeStyle

Apa saja dari 8 Asnaf  itu penjelasannya ada dibawah ini : ( sumber : instagram literasizakatwakaf )
  1. Fakir, Mereka yang hampir tidak memiliki apa-apa sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidup.
  2. Miskin, Mereka yang memiliki harta namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar untuk hidup.
  3. Amil, Mereka yang mengumpulkan dan mendistribusikan zakat.
  4. Mu'allaf, Mereka yang baru masuk Islam dan membutuhkan bantuan untuk menguatkan dalam tauhid dan syariah.
  5. Hamba Sahaya, Budak yang ingin memerdekakan dirinya.
  6. Gharimin, Mereka yang berhutang untuk kebutuhan hidup dalam mempertahankan jiwa dan izzahnya.
  7. Fisabilillah, Mereka yang berjuang di jalan Allah dalam bentuk kegiatan dakwah, jihad dan sebagainya.
  8. Ibnus Sabil, Mereka yang kehabisan biaya di perjalanan dalam ketaatan kepada Allah.
Kewajiban Zakat bagi seorang muslim yang mengeluarkan zakat (muzakki) Insha Allah bisa memberi 13 manfaat kebaikan, antara lain : ( sumber : dompetdhuafa.org )

1. Sebagai Penyempurna Keislaman Seorang Hamba, Zakat merupakan rukun Islam ke-4 sebelum Haji, oleh sebab itu apabila seorang muslim melakukannya maka keislamannya akan mendekati sempurna. Hal ini tidak diragukan lagi merupakan suatu tujuan atau hikmah yang amat agung dan setiap muslim pasti selalu berusaha agar keislamannya menjadi sempurna.

2. Sebagai Penunjuk Sebenarnya Iman Seseorang, Sesungguhnya harta adalah sesuatu yang sangat dicintai oleh jiwa. Sesuatu yang dicintai itu tidaklah dikeluarkan kecuali dengan mengharap balasan yang semisal atau bahkan lebih dari yang dikeluarkan. Oleh karena itu, zakat disebut juga shodaqoh (yang berasal dari kata shidiq yang berarti benar atau jujur) karena zakat akan menunjukkan sebenarnya keimanan muzakki (orang yang mengeluarkan zakat) yang mengharapkan ridha Allah dengan zakatnya tersebut.

3. Sebagai Penyempurna Keimanan seseorang, Rasulullah SAW bersabda “ Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian sehingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari no. 13 dan Muslim no. 45). Wahai saudaraku, sebagaimana engkau mencintai jika ada saudaramu meringankan kesusahanmu, begitu juga seharusnya engkau suka untuk meringankan kesusahan saudaramu. Maka pemberian seperti ini merupakan tanda kesempurnaan iman Anda.

4. Sebagai Penyebab Masuk Surga, Rasulullah SAW bersabda “ Sesungguhnya di surga terdapat kamar yang luarnya dapat terlihat dari dalamnya dan dalamnya dapat terlihat dari luarnya.” Kemudian ada seorang badui berdiri lantas bertanya, “ Kepada siapa (kamar tersebut) wahai Rasulullah ? ” Beliau bersabda, “ Bagi orang yang berkata baik, memberi makan (di antaranya lewat zakat, pen), rajin berpuasa, shalat karena Allah di malam hari di saat manusia sedang terlelap tidur.” (HR. Tirmidzi no. 1984 ). Dan itu merupakan impian setiap muslim yang nantinya ingin masuk surga.

5. Sebagai Pemersatu Masyarakat Islam seperti keluarga besar (satu kesatuan), Karena dengan zakat, berarti yang kaya menolong yang miskin dan orang yang berkecukupan akan menolong orang yang kesulitan. Akhirnya setiap orang merasa seperti satu saudara. Allah Ta’ala berfirman, “ Dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu.” (QS. Al Qoshosh: 77)

6. Sebagai Pemadam Kemarahan Orang Miskin, Terkadang orang miskin menjadi marah karena melihat orang kaya hidup mewah, Orang kaya dapat memakai kendaraan yang dia suka (dengan berganti-ganti) atau tinggal di rumah mana saja yang dia mau. Tidak ragu lagi, pasti akan timbul sesuatu (kemarahan, -pen) pada hati orang miskin. Apabila orang kaya berderma pada mereka, maka padamlah kemarahan tersebut. Mereka akan mengatakan,” Saudara-saudara kami ini mengetahui kami berada dalam kesusahan”. Maka orang miskin tersebut akan suka dan timbul rasa cinta kepada orang kaya yang berderma tadi.

7. Sebagai Penghalang Berbagai Bentuk Pencurian, Pemaksaan dan Perampasan, Karena dengan zakat, sebagian kebutuhan orang yang hidupnya dalam kemiskinan sudah terpenuhi, sehingga hal ini menghalangi mereka untuk merampas harta orang-orang kaya atau berbuat jahat kepada mereka.

8. Sebagai Penyelamat Seseorang dari Panasnya Hari Kiamat, Rasulullah SAW bersabda, “ Setiap orang akan berada dinaungan amalan sedekahnya hingga ia mendapatkan keputusan di tengah-tengah manusia.” ( HR. Ahmad 4/147 )

9. Sebagai Pengenal Hukum dan Aturan Allah, Karena ia tidaklah menunaikan zakat sampai ia mengetahui hukum zakat dan keadaan hartanya. Juga ia pasti telah mengetahui nishob zakat tersebut dan orang yang berhak menerimanya serta hal-hal lain yang urgent diketahui.

10. Sebagai Penambah Harta, Terkadang Allah membuka pintu rizki dari harta yang dizakati. Sebagaimana terdapat dalam hadits yang artinya, ” Sedekah tidaklah mengurangi harta ” (HR. Muslim no. 2558).

11. Sebagai Penyebab Turunnya Banyak Kebaikan, Rasulullah SAW bersabda, “ Tidaklah suatu kaum enggan mengeluarkan zakat dari harta-harta mereka, melainkan mereka akan dicegah dari mendapatkan hujan dari langit. Sekiranya bukan karena binatang-binatang ternak, niscaya mereka tidak diberi hujan.” ( HR. Ibnu Majah no. 4019 )

12. Sebagai Peredam Murka Allah, Sebagaimana disebutkan dalam hadits, “ Sedekah itu dapat memadamkan murka Allah dan mencegah dari keadaan mati yang jelek” ( HR. Tirmidzi no. 664 )

13. Sebagai Pengampun Dosa, Rasulullah SAW bersabda, ” Sedekah itu akan memadamkan dosa sebagaimana air dapat memadamkan api.” (HR. Tirmidzi no. 614 )

Dari 13 keutamaan berzakat, muslim mana yang tidak ingin berzakat.....Yuk mulai Berzakat !!!, karena dengan zakat memberi kebaikan bagi diri sendiri, keluarga, saudara, tetangga sekitar dan bahkan untuk Negara tercinta Indonesia.

Dengan Zakat membuat negara semakin maju karena dengan dana yang terkumpul bisa dimaksimalkan untuk kepentingan ekonomi, kesehatan, pendidikan dan sosial bagi yang membutuhkan, bahkan dana ini oleh BAZNAS atau LAZNAS bisa dialokasikan untuk menyokong usaha yang produktif dan halal. Bagaimana tidak ikut senang bila ada seorang bapak / ibu kondisi miskin karena sebagai tulang punggung keluarga masih mampu secara fisik namun apa daya tidak ada biaya untuk modal usaha agar bisa menghidupi keluarganya. Insha Allah dengan bantuan dana yang strategis dan bimbingan usaha bisa menghidupkan usahanya semakin produktif dan akhirnya bisa berjalan dengan stabil untuk memutar roda perekonomian keluarganya. Berjalan usahanya yang produktif dan stabil akhirnya bisa menghindarkan keluarga ini dari jurang kemiskinan, ujung - ujungnya nanti diharapkan juga anaknya yang masih di usia mengenyam bangku sekolah bisa konsentrasi mencari ilmu yang bermanfaat di sekolah bahkan bisa juga mencari ilmu akhirat di TPQ sebagai bekal masa depannya untuk bangsa dan agama nantinya ....Subhanallah...Allahu Akbar.


Saatnya Zakat Menjadi LifeStyle
sumber : rmolkalbar.com

Contoh lainnya manfaat Zakat, Infaq dan Shodaqoh yang lagi berita terbaru dana kesehatan BPJS yang selama ini cukup menarik bahkan sampai kekurangan untuk menyokong dana kesehatan masyarakat yang menyebabkan pemerintah menaikkan iuran BPJS-nya. Bagaimana bagi keluarga yang tidak mampu yang salah satu anggota keluarganya membutuhkan dana berobat yang cukup banyak untuk kesembuhannya....contoh masalah kesehatan inilah yang menuntut partisipasi siapa saja bagi muslim yang tergerak hatinya untuk gotong royong membantu dana kesehatan bagi yang membutuhkan semampunya. Dengan donasi yang dikirimkan bisa saja menyelamatkan nyawa seorang anak dari penyakit yang anak ini merupakan generasi masa depan agar semakin cerah........Subhanallah...Allahu Akbar.


Saatnya Zakat Menjadi LifeStyle
sumber : kitabisa.com

Begitu besarnya manfaat Zakat, Infaq, Shodaqoh (ZIS) begitu terasa bagi sesama muslim dan tidak terasa juga ikut membantu negara dalam memberi kehidupan yang layak bagi rakyatnya. Oleh karena itu keberadaan Zakat, Infaq dan Shodaqoh ( ZIS ) sangat - sangat perlu disebarluaskan, agar nantinya tiap muslim yang belum tahu jadi tergerak hatinya untuk bisa menyisihkan hartanya dan yang sudah aktif jadi lebih sering berdonasi atau bahkan donasinya menjadi dinaikan. Dengan begitu setiap gajian awal bulan, habis panen, harta/emas simpanan setelah masa haul langsung teringat akan ZAKAT......Insha Allah bisa menjadi lifestyle bagi setiap muslim mulai dari anak muda sampai yang kakek - nenek.

USULAN UNTUK BAZNAS & LAZNAS
Ini hanya sekedar usulan agar penerimana zakat bisa lebih maksimal, mudah dan efisien.

1. Menurut data survey dari katadata.co.id yang diambil datanya dari lembaga survey emarketer diperkirakan jumlah pengguna smartphone yang aktif pada tahun 2019 diangka 92 juta dari 260 juta jumlah penduduk indonesia dan itu akan terus naik jumlah penggunanya. Berbanding lurus dengan pertumbuhan pengguna smartphone yang memanfaatkan pembayaran melalui media smartphone, dimana terus ada peningkatan mencapai 47% dari total pengguna smartphone awal 2019. Dari 2 data ini bisa digunakan sebagai acuan untuk kedepannya dimana sangat berpotensi bagi pengguna smartphone dan pembayaran melalui smartphone terus meningkat oleh karena itu BAZNAS dan LAZNAS harus siap untuk melengkapi sistemnya untuk menyambut derasnya perkembangan fitur smartphone dan pembayararan online terbaru.



BAZNAS dan sebagian LAZNAS seperti Dompet dhuafa, Nurul Hayat, lazisMU, Lazis NU, IZI sudah menerapkannya aplikasi mobile. Implementasi aplikasi mobile bisa dicontoh aplikasi mobile kitabisa.com yang digawangi oleh pemuda M. Alfatih Timur yang bisa memberikan solusi platform penyaluran dana ZIS yang cukup interaktif dan fungsionalitas. Salah satu aplikasi crowfunding layaknya seperti toko online setiap muzakki / orangbaik tinggal pilih mau dikemanakan donasinya, karena di platform kitabisa.com begitu mudah memilih penyaluran dana, transfer dana dan shareable ke media sosial. Bahkan BAZNAS DAN LAZNAS juga banyak yang memanfaatkan platform kitabisa.com untuk kerjasama sebagai partner penyaluran dananya.

Saatnya Zakat Menjadi LifeStyle
sumber : kitabisa.com

Bagi LAZNAS yang belum memiliki aplikasi mobile dan juga belum memiliki infrastruktur IT yang mumpuni diarahkan bisa relationship dengan kitabisa.com. Dengan begitu semua LAZNAS bisa ikut merasakan begitu mudah, cepat dan efektif penerimaan dan penyaluran Zakat, Infaq, Shodaqoh ( ZIS ) yang sudah direncanakan.

2. Perlu ada sosialisasi ke perusahaan - perusahaan betapa pentingnya zakat bagi perusahaan bila sudah sesuai nishab selama 1 tahun dan juga bagi karyawan dibawahnya yang sudah memenuhi nishab zakat profesi bisa dilakukan potong gaji langsung 2,5% yang dilakukan tiap awal bulan secara otomatis sebelumnya perlu ada sistem dan aturan yang valid agar sistem zakat perusahaan dan zakat profesi karyawan bisa berjalan dengan lancar, setidaknya bisa dicontoh BPJS yang memiliki sistem penghimpunan dan pelaporan yang sistematis.

3. Majalah Digital, Bagi BAZNAS dan LAZNAS yang sudah memiliki media cetak (majalah) khusus donatur sebagai media informasi dakwah, kegiatan dan agenda kedepannya, cukup dengan memberi persetujuan apakah majalahnya mau diterima secara fisik atau berupa majalah digital. Melalui web BAZNAS/LAZNAS dan aplikasi mobile dengan mudahnya bisa mengakses majalah digital yang sudah tersedia, dengan begitu setidaknya bisa mengurangi pemakaian kertas ( paperless for go green ) dan akhirnya bisa mengurangi biaya operasional untuk mencetak majalah.

4. Penerapan Single Sign On (satu akun Zakat), Memiliki satu akun zakat yang melekat di setiap muzakki dan itu sifatnya nasional. Antara BAZNAS dan LAZNAS yang sudah mendapat ijin dari pemerintah berhak mengeluarkan 1 nomer wajib zakat dan nomer unik ini tidak akan sama / berbenturan antara BAZNAS dan LAZNAS. Dengan begitu muzakki lebih fleksibel dalam penyaluran zakatnya bisa lewat BAZNAS atau salah satu LAZNAS. Selain itu akun zakat ini bisa sebagai acuan untuk pengurang pajak saat muzakki melaporkan pajaknya tiap tahun. Keuntungan lainnya setiap muzakki bisa memiliki log / rekaman data besaran zakat yang telah dikeluarkan dan lewat Amil Zakat mana disalurkannya.


Artikel blog ini diikutkan lomba blog Festival Literasi Zakat dan Wakaf 2019 detail informasi kunjungi microsite literasizakatwakaf.com.


sumber :
https://baznas.go.id
https://literasizakatwakaf.com
http://simbi.kemenag.go.id
https://bimasislam.kemenag.go.id
https://databoks.katadata.co.id
https://finance.detik.com

You might also like

0 Comments

Jangan Nyepam Yah..:)